5 Hari Lagi Gibran Bisa Jadi Cawapres, Rizal Ramli: Anak Bawang Tak Berkualitas

Suara.com – Mahkamah Konstitusi (MK) bakal membacakan hasil sidang putusan uji materi UU Pemilu tentang batas usia capres dan cawapres pada Senin (16/10/2023). Jika lima hari lagi MK mengabulkan gugatan usia tersebut, maka Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka berpeluang maju menjadi cawapres di Pilpres 2024.

Situasi itu membuat sejumlah pihak tidak senang. Tak terkecuali pegiat media sosial Rizal Ramli. Ia melayangkan kritikan keras terkait peluang anak Presiden Jokowi maju sebagai cawapres.

Sebelumnya, Gibran memang ramai dikabarkan akan menjadi bakal cawapres Prabowo Subianto. Namun hal itu hanya bisa terealisasikan jika MK mengubah syarat usia minimal cawapres, di mana tadinya 40 tahun, kini digugat agar menjadi 35 tahun.

Adapun Gibran sekarang berusia 36 tahun, sehingga belum memenuhi persyaratan maju sebagai cawapres. Tetapi keputusan MK pada Senin (16/10/2023) mendatang bisa menjadi penentu manuver politik Gibran.

Baca Juga:Keluar PDIP Jika Menjadi Cawapres Prabowo Subianto, Gibran Tegaskan Masih Kader Banteng

Terlepas dari itu, Rizal Ramli mengkritik keras atas terbukanya peluang Gibran menjadi cawapres. Ia mengklaim jika hal itu sudah membuat pendukung Jokowi kecewa, khususnya mereka yang berasal dari dunia bisnis.

Banyak teman-teman Jokower fanatik, termasuk dari kalangan bisnis, yang kecewa berat dengan Jokowi karena membangun kerajaan bisnis dan politik dengan cara-cara instan!” kritik Rizal Ramli dalam cuitannya di X pada Rabu (11/10/2023).

Rizal Ramli melanjutkan, anak-anak pengusaha biasanya akan memulai karier dari bawah, tidak instan seperti anak-anak Jokowi.

Mantan menteri era Gus Dur ini bahkan berani menyebut peluang gugatan usia cawapres dikabulkan lebih parah dari era orde baru. Apalagi, katanya, anak presiden itu masih anak bawang yang tidak memiliki kualitas.

Baca Juga  Rekomendasi Fesyen Muslim 2024 yang Elegan dengan Desain Budaya Indonesia, Bisa Buat Stok Ramadan

Anak-anak mereka (pengusaha) diwajibkan (kerja) mulai dari pabrik. Lebih brutal dan vulgar dari Orde. Kok nasib rakyat dan bangsa dipermainkan dengan anak-anak bawang tidak berkwalitas, KKN pulak!” tandas Rizal Ramli.

Baca Juga:Tak Persoalkan Batas Usia Minimal Capres-cawapres, PP Muhammadiyah Beri Referensi Zaman Nabi

Tak sampai di situ, Rizal Ramli juga menyebut MK sebagai “Mahkamah Keluarga”. Ia menyindir Ketua MK Anwar Usman yang merupakan saudara ipar Presiden Jokowi. Pasalnya, Anwar yang akan mengumumkan putusan gugatan usia capres dan cawapres.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *