Suara Berat Tom Lembong Ternyata Pernah Dipuji Presiden Donald Trump

Suara.com – Suara berat atau deep voice Tom Lembong tidak hanya menuai perhatian dari warganet dalam negeri. Bahkan mantan Presiden AS Donald Trump juga pernah memuji suara pria bernama lengkap Thomas Trikasih Lembong tersebut.

Fakta ini diceritakan oleh Tom Lembong secara langsung kepada presenter Ronal Surapradja dan Tike Priatnakusumah dalam sesi talkshow yang dibagikan akun TikTok @mulcokerindonesiaberubah, dilihat suara.com, Selasa (30/1/2024).

Menurut Tom Lembong, ia bertemu Donald Trump saat mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pertemuan bilateral antara orang nomor satu AS saat itu dengan jajaran menterinya.

Saat itu, Tom Lembong bisa berbicara banyak di depan Donald Trump lantaran pembahasannya mengenai bidang perdagangan, ekonomi hingga investasi.

“Tiap kali (Donald Trump) tanya, Pak Jokowi bilang. Oh ini mantan menteri perdagangan, Pak, kemudian baru silahkan jawab. Lalu saya jadi bicara terus,” kata Tom Lembong.

Lelaki berusia 52 tahun ini melanjutkan, setelah meeting atau rapat selesai, Donald Trump bersama jajaran menterinya bersalaman dengan rombongan Indonesia satu per satu, termasuk dirinya.

“Terus sudah selesai meeting, terus keliling salaman kan ya, good bye. Terus giliran saya, Trump ke saya (bilang) ‘good job and i like your voice’ (kerja bagus, dan saya suka suara Anda),” ungkap Tom Lembong memperagakan cara Donald Trump berbicara.

Mendengar ini, Tom Lembong terperangah dan kaget dengan respon Donald Trump terhadap dirinya, bahkan mendengarkan dengan seksama suaranya saat berbicara.

“Bingung langsung, ya, kan,” pungkas Tom Lembong.

Penyebab suara berat Tom Lembong

Di balik suara berat Tom Lembong, siapa sangka ada kisah pilu yang pernah terjadi. Tom Lembong mengungkapkan kalau suara beratnya itu bukan bawaan lahir, melainkan karena dampak dari penyakit.

Baca Juga  Kisruh Proyek Rempang Eco City, Nasional Corruption Watch Bongkar 7 Kejanggalan, Apa Saja Itu?

Co-captain Timnas pemenangan capres-cawapres Anies Baswedan dan Cak Imin itu mengaku kalau dirinya pernah mengidap penyakit asma dan bronkitis paru ketika masih kecil.

“Sebetulnya suara saya punya latar belakang atau sejarah yang cukup pedih. Karena saya dari usia muda, 11, 12 tahun, saya kena asma yang berat. Jadi saya kena bronkitis, infeksi paru-paru yang sangat serius di usia remaja muda,” cerita Tom Lembong, dikutip dari tayangan video yang dibagikan ulang oleh akun @azzurrivy di platform X,

Akibat penyakitnya itu, Tom Lembong muda harus jalani sejumlah pengobatan termasuk harus memakai nebuliser untuk memasukan obat ke paru-paru dalam bentuk uap serta obat-obatan lainnya. Hal itu dia lakukan selama puluhan tahun dan sering dirawat di rumah sakit.

Kondisinya baru membaik ketika Tom Lembong beranjak dewasa, ketika ia mulai rajin berolahraga.

“Baru saat saya mulai kuliah, baru saya mulai olahraga, khususnya gym, angkat besi. Di situ baru asma saya membaik. Dan dengan perkembangan teknologi, ada obat-obatan asma canggih sekali. Sehingga bisa dibilang lama-lama asma saya terobati,” imbuhnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *