Alur Cerita Boruto Two Blue Vortex, Boruto Kembali dan Shikamaru Jadi Hokage

Tak Berkategori

TEMPO.CO, Jakarta – Manga populer asal Jepang, Boruto, sudah memasuki chapter 81 dan akan memulainya dengan judul baru, yakni Boruto Two Blue Vortex. Manga yang awalnya berjudul Boruto: Naruto Next Generation ini akan merilis chapter baru pada 21 Agustus 2023 waktu setempat. Nantinya, chapter baru ini akan menampilkan lompatan waktu, transformasi karakter, pengenalan tokoh antagonis baru dan alur cerita baru yang signifikan.

Pada bab sebelumnya atau chapter 80, terjadi peristiwa yang membuat alur berubah secara signifikan. Kawaki yang kembali memperoleh kekuatan Ishiki Otsutsuki berhasil mewujudkan impiannya dengan kekuatan milik Eida, Omnipotence. Shinjutsu tersebut mampu mereset ulang realita, sehingga Kawaki dapat menjalani kehidupan sebagai anak Naruto, Boruto.

Sementara itu, Boruto yang asli justru menjadi buronan desa Konoha karena dianggap telah membunuh Naruto yang merupakan Hokage desa tersebut. Hal tersebut pun mengarah pada rangkaian peristiwa yang melibatkan Shikamaru, Sarada, Mitsuki, Eida dan Kawaki.

Lantas, bagaimana alur cerita Boruto Two Blue Vortex yang akan segera dirilis tersebut? Simak rangkuman informasi selengkapnya berikut ini.

Shikamaru Menjadi Hokage

Boruto Two Blue Vortex akan memulai chapter dengan perkembangan besar dalam alur ceritanya. Mengambil latar waktu empat tahun kemudian, para karakter akan ditampilkan dalam bentuk dewasa dan tokoh antagonis baru pun diperkenalkan. Selain itu, Boruto yang mendapatkan tuduhan palsu atas kasus pembunuhan Naruto pun menimbulkan kekacauan di Desa Konoha.

Melansir dari Fresh Live, bocoran chapter 81 telah terungkap dengan dimulai dari percakapan menegangkan antara Sarada dan Shikamaru yang telah menjadi Hokage baru, menggantikan Naruto. Sarada mencoba membela Boruto dengan mengungkapkan kepolosannya dan bagaimana dia bukan penghianat. Namun, Shikamaru justru mengkhawatirkan sarada sebagai shinobi.

Dugaan kejahatan Boruto yang diungkapkan Shikamaru ternyata sedikit banyak mempengaruhi Sarada. Bersama Sumire, Sarada pun berbicara dengan Eida serta Daemon tentang menulis ulang sejarah. Sayangnya, Eida menolak untuk melakukan hal tersebut. 

Eida juga mempertanyakan mengapa Sarada dan Sumire dapat mengingat kejadian empat tahun lalu. Padahal, Omnipotence telah merekayasa ingatan orang-orang di desa itu. Namun, kemudian diketahui bahwa hanya Sarada dan Sumire yang tidak terpengaruh oleh shinjutsu tersebut. Di sisi lain, Sasuke justru berjanji untuk melindungi Boruto yang merupakan anak dari sahabatnya.

Himawari yakin Naruto masih hidup

Iklan

Himawari dan Chocho juga mengalami banyak perubahan. Himawari yang memanjangkan rambutnya membuat dia semakin mirip dengan sang ibu, Hinata. Dia dan Chocho pun berlatih untuk menjadi lebih kuat. Selain itu, dia yakin jika sang kakak, Boruto, bukanlah orang jahat. Ia juga percaya bahwa Naruto masih hidup dan sedang tinggal di suatu tempat.

Di tempat lain, Kawaki mengunjungi dimensi Otsutsuki dimana Naruto dan Hinata tertidur untuk sementara waktu. Pada dimensi tersebut, semua hal termasuk waktu terhenti sehingga Naruto dan Hinata juga tidak ikut menua.

Boruto kembali

Konoha masih harus menghadapi kekacauan dari serangan minion berekor sepuluh milik Code. Hal ini pun membuat upaya Sarada untuk melindungi penduduk desa sia-sia. Masuknya Code yang menyeramkan ke Konoha berhasil meningkatkan ketegangan hingga kedatangan Boruto yang tak terduga.

Sarada terlihat sangat terkejut dengan kedatangan Boruto. Kawaki yang saat itu sedang mengawasi Konoha pun langsung pergi ke lokasi kemunculan Boruto untuk menghadapinya. Hal ini menjadi pertemuan pertama Kawaki dan Boruto setelah empat tahun dari kejadian besar tresebut.

RADEN PUTRI

Pilihan Editor: Fakta Terbaru Code, Bisa Jadi Dewa di Dunia Boruto



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *