Kisah Veteran Ikut Operasi Seroja, Gambarkan Kondisi Sangat Mengerikan

Tak Berkategori

Selasa, 22 Agustus 2023 – 01:01 WIB

Jakarta – Veteran RI Koloner (Purn) Suyudiman Saleh membagikan kisahnya ketika terlibat dalam Operasi Seroja di Timor Timur yang dimulai sejak 6 sampai 10 Desember 1975 silam. Menurutnya dalam operasi tersebut tercipta situasi yang mengerikan.

Baca Juga :

Kisah Tuminah, Veteran Pejuang Eks Tentara Hisbullah dari Jombang Lawan Belanda

Operasi ini diikuti oleh Saleh ketika anak keduanya baru saja lahir, sehingga dia mengaku sangat berat untuk meninggalkannya. Namun, lantaran tugas negara Saleh mengatakan sulit untuk menolaknya.

“Pertama saya ditugaskan untuk pergi ke Bandung, di sana saya mengangkut pasukan Kopasgat dan Kopassus totalnya 90 orang,” ujar pria lulusan akademi angkatan udara tahun 1968 ini, dikutip dari YouTube TNI AD, Senin, 21 Agustus 2023.

Baca Juga :

Irjen Krishna Murti Bagikan Potret Bersama Adik, Seorang Jenderal Bintang 2 TNI

Saleh mengatakan saat itu tidak ada satupun prajurit termasuk dirinya yang mengetahui akan ditugaskan ke mana. Setelah dari Bandung, mereka diperintah ke Madiun. Di Madiun perlengkapan berupa senjata dan logistik dimasukkan ke dalam pesawat.

Baca Juga :

Lagi, Prabowo Lantik 2.497 Komcad TNI yang Siap Perkuat Pertahanan Indonesia

Menuju tengah malam, komandan meminta Saleh dan 7 armada Angkatan Udara untuk menerbangkan pesawat ke arah Timur. Namun dia dan seluruh prajurit masih belum diberi tahu ke mana akan ditugaskan.

“Ini masih belum tahu mau ke mana, di tengah perjalanan kita baru diinfokan oleh komandan nanti jam sekian pasukan diterjunkan. Setelah itu saya sibuk membaca peta,” kata Saleh

Halaman Selanjutnya

Ketika sedang mengudara, Saleh mendengar suara Meriam dari bawah. Dia mendapat informasi dari pesawat lain bahwa mereka sedang ditembaki. “Terus di tengah jalan, kami kaget ada tembakan Meriam, saat itu kan ada 8 pesawat berangkat, mereka bilang, ‘ini kita sudah ditembaki dari bawah’,” cerita Saleh

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *